Selasa, 27 Januari 2015

Dunia Luar dan Smartphone

                Tidak bermaksud untuk menanggapi videonya Bang Gary Turk di "Look Up" yang berjudul "Look Up", tetapi hanya ngajak diskusi ringan siapa saja yang berkunjung ke blog sederhana ini. Saya setuju dengan sebagian pesan yang digambarkan dalam video tersebut tentang orang-orang jaman sekarang yang tidak terlalu memperdulikan lingkungannya lagi karena terlalu lalai dengan benda kecil yang kemana-mana selalu mereka bawa. Dan pesan-pesan lainnya, silakan pahami sendiri, karena abang itu ngomongnya bahasa inggeris (if you know what I mean).
                 Fenomena selfie beberapa hari yang lalu sempat menjadi trending topik di Twitter. Saran saya pribadi jangan pernah selfie jika hanya tujuannya untuk pamer. Saya coba buat permisalan tentang tipe orang tertentu (kita sebut saja mereka orang tipe A). Orang tipe ini, setiap ada sedikit perasaan yang tidak biasa mereka rasakan, mereka langsung menuliskannya di personal massage di BBM atau akun facebook mereka. Ada yang sedih, senang, pamer, atau bahkan memaki-maki. Atau sebentar-sebentar ganti DP, malah ada yang DP-nya yang diganti-ganti itu juga tidak lebih dari 5.
                  Pernahkah kita coba berpikir, setiap kita nge share sesuatu di akun personal kita itu bermanfaat untuk orang lain? Orang senang melihat/membacanya? Atau malah di anggap "nyampah" oleh orang lain ?Coba bayangin, si B nge share sesuatu dengan bangga dan antusiasnya di akun personalnya, akan tetapi  di sisi lain  ada orang yang mengurangi rasa hormat terhadap si B karena perbuatannya itu. Apapun yang kita share, bisakah disebut cerminan pribadi kita ?Jika seseorang terbilang aktif di media sosial atau di BBM apakah kalian bisa menilai orang tersebut? Walaupun jawaban kalian tidak, tapi saya yakin alam bawah sadar kalian bisa merekam walau sedikit "jejak-jejak" yang ditinggalkan orang tersebut. Ada juga yang chatingan di recent update BBM. Tau kan gimana maksud chatingan di RU ?
                         Saya sendiri juga tidak memungkiri, dulu, mungkin saja sebagian hal yang saya share dianggap oleh orang lain tidak bermanfaat bagi mereka. Tapi mari berpikir terbuka, di saat warga negara lain meraup keuntungan luar biasa dari pemakaian BBM, WA, Path, Facebook, Twitter, Instagram, Tumblr, Youtube, Line, Kakao Talk, dkk oleh kita, sedangkan kita sebagai pengguna hanya sedikit sekali memanfaatkannya untuk pengembangan diri atau bahkan lalai karena smartphone ?  

Ingin nge share sesuatu  ? kalau ada waktu, pikir-pikir sejenak :
- Apakah itu bermanfaat ?
- Apakah penting itu untuk konsumsi publik ?
- Apakah itu ngak "nyampah" ?

Tetapi di sisi lain mari bijak menggunakan teknologi. Smartphone itu bisa digunakan untuk membantu orang lain, misal menyebarkan informasi tentang:
-berita kemalingan;
-bencana di daerah tertentu;
-pasien yang membutuhkan darah yang akan segera operasi; 
- informasi lainya yang bermanfaat.

Juga bisa untuk pengembangan diri, atau untuk mencari :
- kawan
- uang

Kalau cari pendamping ***** ?
Tau Ridwan Kamil ?Wali kota bandung itu sangat memanfaatkan media sosial dalam memimpin Kota Bandung. (kalimat terakhir adalah kalimat pengalihan, mudah-mudahan kalian tidak terfokus pada lima tanda * sebelumnya).

           Mari bersikap bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi yang terus berkembang. Seperti kata-kata saya di awal, "hanya mengajak diskusi ringan pengunjung di blog saya". Ini adalah pandangan saya. Ada yang bilang "buku adalah jendela dunia". Saya mengajak kita semua untuk menjadikan smartphone menjadi jendela dunia. Dan jaga interaksi di internet hanya untuk hal-hal yang bermanfaat saja.

Jumat, 09 Januari 2015

Aku dan Media Sosial

Tentang menahan diri untuk nge-post sesuatu ke media sosial yang sama sekali tidak penting bagi orang lain, bisa ?

Dimanfaatkan

             Mempunyai satu orang yang bisa diandalkan, bisa curhat sesuka hati tanpa sungkan, bisa menghubungi kapan saja, itu adalah salah satu hal yang luar biasa menurut aku. Jika diibaratkan sebagai sebuah hadiah yang diterima seseorang, maka itu adalah sebuah pemberian yang besar. Menurut mu siapa orang pertama yang berhak menerima pemberian luar biasa semacam itu darimu ?
Aku sedang menyicil sedikit demi sedikit perberian itu kepada dua orang, Mama dan Abu, orang tuaku.

Minggu, 27 Juli 2014

Tulis aja !

                     Tips menulis? Tulis aja! Kamu sukakan menulis status di Facebook, Twitter, BBM, Path, dan lain lain. Kamu sudah belajar menulis semenjak duduk di bangku sekolah dasar. Maka, jangan sampai  aturan-aturan tertentu yang orang lain sampaikan membunuh kreatifitasmu. Walau kadang aku secara pribadi memaksakan diri ketika memulai. Baik itu kurang motivasi atau malas. Nih ya. dengan tidak perlalu terpaku pada pola tulisan yang orang lain buat, yang kamu anggap sebagai "penulis hebat" siapa tahu kamulah yang akan membuat pola tulisan baru, kreatifitas baru. 
                    Tips-tips menulis? Mulailah, dan tmukan tips-tips menulismu sendiri. Kalau aku, jika ada ide catat dulu di laptop, kemudian baru di kembangkan. atau ada hal-hal yang muncul dipikiran kemudian saya tweet. dan akhir nya menghubung-hubungkan tweet itu di blog, menambah dan mengeditnya. Atau menyicil di bloe, setiap ada ide baru, saya buat judul dan sedikit isi, bisa jadi hanya dua kalimat, dan bisa jadi ketika suntuk, dibuka tulisan tadi dan di tambah-tambah, sampai akhirnya memberanikan diri untuk mempublis di blog tercinta.
              Menulis opini, dan beberapa tulisan tertentu juga bisa menjadi pembelajaran dalam mengasah cara berfikir.

Membaca

                     Lalu apa hubungannya dengan membaca ? Kamu bisa dapat banyak masukan gaya menulis atau ide untuk tulisanmu.
                 

Jumat, 11 Juli 2014

Menjalani waktu

Bagaimana caramu menjalani waktu ? Menjalani waktu ketika menunggu ? Menunggu adalah hal yang membosankan bukan ? Lalu berapa menit rata-rata setiap hari kau biarkan waktumu kosong tidak melakukan apa-apa ketika menunggu ?menunggu teman, menunggu pesanan makanan, antri, macet, bahkan loading tranfer data di gadgetmu.
Sejenak aku ingin berdiskusi dengan kalian mencari alternatif hal apa saja yang dapat kita lakukan dalam mengisi kekosongan ketika menunggu. Dari mulai hal berat sampai ringan yang tidak memerlukan banyak pikiran. Dari hal-hal yang membutuhkan waktu sampai setengah jam lebih sampai hanya butuh waktu 5 detik. Karena aku selalu merasa begitu bosan ketika tidak tau melakukan apa ketika menunggu walau hanya dalam waktu 5 detik. Ini alternatif dariku, aku ingin kamu juga memberikan minimal 1 saran.
- mengulang hafalan Al-Quran.
- melakukan blog-walking.
- membaca buku.
- senam wajah.
- push up (jika kondisi memungkinkan).

Ini kutulis via hp ketika sedang menunggu.

Minggu, 27 April 2014

Puisi : Rindu

Hei.
Aku ingin bercerita kepadamu tentang kerinduanku.
Aku rindu dia yang dulu, Acehku yang gagah,
Acehku yang disegani dunia.
Acehku yang pemerintahannya adil dan rakyatnya patuh
Kau tahu Inggris ?
Acehku yang dulu gampang saja menyurati mereka

Tapi sekarang kau lihat ?
Bagaimana pemerintahnya ?
Hanya tanah-tanah, makam, bangunan kuno yang menjadi saksi bisu !

Pemudanya ?
Mereka tidak tahu sejarahnya
Mereka tidak tahu siapa mereka yg sebenarnya
Mereka larut oleh arus yang tidak ku mengerti
Banyak pemuda Aceh sekarang hanya menuntut, mengutuk !

Masyarakatnya ?
Mereka sudah acuh, membiarkan remaja-remaja berbuat sesukanya
Tidak mau lagi mengayomi
Tidak mau lagi menasehati
Tidak mau lagi memberi sangsi

Kau tahu !
Jiwaku sesak karena kerinduan ini
Hatiku pilu terkenang sejarah
Sejujurnya aku sangat ingin memaki dengan lantangnya !
Tapi Aku memilih berbuat dalam diam

Untuk Acehku
Aku minta maaf jika kau menemukanku semakin lama semakin berubah.
Ini semua kulakukan karena kerinduan ini
Ini semua kulakukan karena ingin merubahmu
Tapi,
Aku ini tidak akan pernah mampu merubahmu seperti yang dulu
Hanya berharap ada lebih banyak hati dari para pemuda yang meronta karena kerinduan.
Kerinduan akan sosokmu yang dulu.
Tapi bagaimanapun kamu. Aceh, aku tetap mencintaimu.


Peurada, Banda Aceh 28 April 2014

Minggu, 23 Maret 2014

Civilengineering

http://jamalanshari.tumblr.com/post/80467963448/civilengineering-capek-kalau-turun-lapangan